Dialog Strategi Mengurangi PMI ke Pemberi Kerja Perseorangan Di Kantor Staf Presiden

Aspataki dialog dengan R Saddam Al Jihad Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan


Jakarta - Strategi mengurangi atau dengan ekstrim menghabiskam lulusan SMP ke bawah yang berjumlah 52% disampaikan Aspataki kepada staf khusus Kepala Staf Kepresidenan di Jakarta (11/2)

Saiful Ketua Umum Aspataki mendukung penuh keinginan Pemerintah yang akan menempatkan 500.000 PMI (hospitality, Welder, caregiver dan lain lain) pada 2026 dan bersama OPPPI, Aspataki siap mengambil peran maksimal dalam pelaksanaan program Pemerintah tersebut di atas, kata Saiful

Namun demikian pengangguran lulusan SMP ke bawah sekitar 52% (data BPS Nopember 2025) yang selama ini sukses bekerja pada Pemberi Kerja Perseorangan justru harus segera kita kurangi atau kita habiskan dalam kurun waktu 10 tahun (2036) masa yamg akan datang, kata Saiful.

Pada dialog tersebut, Saiful optimis target 10 tahun untuk menghabiskan 52% lulusan SMP ke bawah akan dapat dipercepat 6 sampai 7 tahun apabila Penempatan PMI ke Saudi Arabia dibuka kembali dengan skema Support Worker, kata Saiful




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel